Wednesday, September 28, 2011

Kerajaan Kutai

Diceritakan ada sebuah kerajaan berlokasi di Kutai, Kalimantan Timur. Kerajaan ini sebenarnya tidak memiliki nama. Nama Kutai sendiri disepakati oleh para sejarawan karena tidak ada data spesifik yang menunjukkan nama kerajaan tersebut.

Sumber sejarahnya adalah 7 buah yupa. Empat buah yupa yang ditemukan tahun 1879 dan tiga buah yupa yang ditemukan tahun 1940 di dekat aliran Sungan Mahakam. Yupa-yupa itu diperkirakan berasal dari abad ke-4 masehi. Yupa ini berisi tulisan huruf palawa dalam bahasa sensakerta. Isi yupa ini antara lain silsilah raja yang menyatakan bahwa seorang Maharaja Kudungga mempunyai seorang putra namanya Aswawarman. Aswawarman diidentikkan dengan Dewa Matahari yakni Dewa Ansuman. Nah, Aswawarman ini punya tiga orang anak, salah satu yang terkemuka adalah Mulawarman. Ih yupa tuh apa sih? Yupa secara umum adalah tiang batu yang digunakan untuk mengikat binatang sebagai sesembahan.

Jadi apa kesimpulannya sejauh ini?
Dalam yupa ditemukan tiga nama, yakni Kudungga, Aswawarman, dan Mulawarman. Mereka adalah raja-raja yang pernah memerintah di Kerajaan Kutai.


Hmmm..coba kita perhatikan. Apa pernah dengar orang india namanya Kudungga? India sebelah mana? Gak ada yey. Nama Kudungga ada yang berpendapat merupakan nama penduduk asli, ada juga yang bilang asalnya dari Kamboja. Menurut pendapat pertama Kudungga adalah seorang Kepala Suku yang terpengaruh oleh ajaran Hindu lalu memeluk agama tersebut. Kemudian, ia membangun dinasti atau keluarga Kutai.

Siapa Kudungga?
Kudungga adalah raja kerajaan Kutai yang bernama asli dari daerah tersebut--Kalimantan Timur. Ia merupakan seorang raja pertama--sekaligus pendiri--kerajaan Kutai. Ia tidak beragama Hindu sejak lahir.


Mulawarman. Mula + warman. Mulawarman. Warman adalah nama yang berunsur India, nama ini banyak ditemukan di India Selatan. Begitu pula dengan Aswawarman, anaknya. Mulawarman sendiri merupakan anak dari Kudungga. Siapa dia? Dia adalah raja berikutnya, penerus dari Kudungga. Mulawarman dikenal sebagai raja yang bijaksana, kuat, dan berkuasa. Mulawarman juga dikenal dapat menjalin hubungan yang baik dengan kaum Brahmana. Terlihat dari isi yupa yang menceritakan Raja Mulawarman mengurbankan 1.000 ekor sapi sebagai hadiah untuk mereka. Sapi? Kenapa gak ikan aja? Nah, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar rakyat kerajaan ini bermatapencaharian sebagai petani atau peternak.

Apa katanya?
- Nama Mulawarman dan Aswawarman berasal dari India Selatan, dengan demikian disimpulkanlah bahwa Kutai adalah kerajaan bercorak Hindu.
- Isi yupa selain silsilah raja-raja, juga digambarkan proses ritual raja Mulawarman yang mengorbankan 1.000 ekor sapi untuk kaum Brahmana.
- Matapencaharian rakyat sebagai besar adalah sebagai petani.



No comments:

Post a Comment

Post a Comment